Comments

Mongolia : Negara Dengan Pertumbuhan Ekonomi 17%


Ulan Bator - Mongolia menjadi satu-satunya negara yang bisa mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 17% pada tahun lalu. Negeri kaya mineral ini menyimpan salah satu tambang tembaga terbesar di dunia.

Mongolia memiliki tambang tembaga Oyu Tolgoi yang lokasinya di pedalaman Gurun Gobi di Mongolia Tengah.

Tambang ini dikelola oleh Anglo-Australia Rio Tinto bersama perusahaan tambang Turquoise Kanada Hill Resources dengan investasi US$ 6,2 miliar. Tambang ini diharapkan menghasilkan 450.000 ton konsentrat tembaga per tahun.

Tambang Oyu Tolgoi diprediksi akan berproduksi secara penuh pada 2019. Jika nanti pada saat puncak produksi, penghasilan dari tambang ini akan berkontribusi terhadap sepertiga dari pendapatan pemerintah Mongolia dengan rata-rata setoran 800 miliar tugriks atau sekitar US$ 575 juta per tahun.

Pemerintah Mongolia berjanji pendapatan sebesar itu akan dibelanjakan untuk infrastruktur dan pendidikan. Pemerintah Mongolia berkomitmen untuk terbuka termasuk dalam hal pencegahan korupsi.

"Banyak negara yang memiliki kekayaan alam namun telah gagal," kata Presiden Mongolia Tsakhiagiin Elbegdorj seperti dikutip dari AFP, Minggu (4/11/2012)

Menurut presiden berusia 49 tahun ini, negara yang berhasil adalah negara yang terbuka, dalam hal regulasi maupun bidang demokrasi. "Saya anggap negara saya sebagai negara terbuka," kata Elbegdorj.

Rencananya pengiriman konsentrat pertama dari tambang ini dikirim ke perbatasan China pada semester 2013. Pembeli dari China akan mengambil konsentrat itu untuk diolah di smelter. Nantinya produk jadi dari tembaga itu akan digunakan untuk sektor elektronik antaralain bahan baku iPads dan iPhone.

Tambang Oyu Tolgoi diperkirakan juga menghasilkan 330.000 ons emas per tahun dari konsentrat yang diolah. nilainya bisa mencapai US$ 553 Juta

Mongolia pada tahu lalu mengalami pertumbuhan ekonomi mencapai 17%, mengalahkan China. Mongolia dihuni oleh 2,8 juta orang yang wilayahnya berada di Asia tengah. Pertumbuhan ekonomi Mongolia tahun lalu lebih dari dua kali lipat pertumbuhan ekonomi China.

Apa yang menjadi rahasia kencangnya pertumbuhan ekonomi Mongolia? Rahasianya ada di atas gunung, yaitu kekayaan mineral. Mongolia kaya akan batubara, tembaga, dan emas.

0 comments:

Penemu Nama Indonesia


Siapa sebenarnya penemu nama Negara Indonesia? Yang dimaksud dengan Indonesia adalah sebuah Negara yang terletak antara benua Asia dan Australia, yang secara geografis adalah Negara yang terletak antara 95°-141° Bujur Timur, dan 6° Lintang Utara sampai 11 Lintang Selatan.
Dari kajian sejarah, nama Indonesia ditemukan oleh James Richardson Logan dan George Samuel Windson Earl. Earl mengusulkan nama Indonesia dalam tulisannya “Journal Of The Indian Archipelago and Eastern Asia” volume IV tahun 1850. Earl punya dua calon nama yaituIndunesia atau Malayunesia. Dia sendiri memilih nama Malayunesia karena nama ini sangat tepat untuk ras Melayu, sementara cakupan Indinesia terlalu luas. Tapi Lodan punya pendapat berbeda. Ia lebih senang memakai nama Indunesia, sebab nama itu lebih sinonim untuk Indian Island atau Indian Archipalego. Dalam perjalanan huruf “U” diganti huruf “O”, sehingga menjadi Indonesia.
Lalu bagaimana peran Adolf Bastian? Orang yang merawat dan mengenalkan nama Indonesia ke seluruh dunia? Sejarah berbicara bahwa Bastian dikenal Cuma merawat dan mempopulerkan saja. Bastian adalah seorang dokter dan sekaligus antropolog. Ia seorang guru besar etnologi di Universitas Berlin.
Kata Indonesia berasal dari bahasa Latin : Indo dan Nesioi. Indo berasal dari kata Indus yang berarti Hindia. Nama ini diberikan oleh para penjelajah asal Eropa generasi awal untuk daerah yang terbentang dari Persia dan Tiongkok. Nesioi bentuk jamak dari Nesos yang berarti pulau-pulau. Jadi Indonesia berarti pulau-pulau Hindia.
Indonesia dikenal pula dengan sebutan Nusantara. Kata Nusantara berasal dari bahasa Jawa Kuno, yaitu nusa yang berarti pulau dan antara yang berarti hubungan. Jadi, Nusantara berarti rangkaian pulau-pulau.
Pada zamannya, Sabastian adalah seorang ilmuan yang handal. Dikenal dan diakui oleh ilmuan lain. Dialah yang mengantarkan etnolog dan antropologi hingga diakui sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan. Banyak harta peninggalan yang sempat dikumpulkan oleh Bastian yang dipergunakan untuk kajian antropologi. Namun yang paling popular adalah adalah dua buah buku, yaitu Indonesien Oder Die Inseln Des Malayischen Archipels yang terbit lima buku, dan buku Die Volkev des Ostl Asien. Secara politik, istilah Indonesia untuk pertama kalinya digunakan oleh Perhimpunan Indonesia, yaitu organisasi yang didirikan oleh pelajar-pelajar Indonesia di Negeri Belanda pada tahun 1908. Organisasi tersebut pertama kali bernama Indische Vereeniging. Kemudian nama itu diganti menjadi Indonesische Vereeniging pada tahun 1922. Selanjutnya pada tahun 1922 juga namanya diganti Perhimpunan Indonesia.
Tahun 1928 Kongres Pemuda II di Jakarta menggunakan istilah Indonesia dalam hubungan dengan persatuan bangsa. Kongres Pemuda tersebut pada  tanggal 28 Oktober 1928 menghasilkan Sumpah Pemuda yang di dalamnya tercantum nama Indonesia. Istilah Indonesia secara resmi  digunakan sebagai nama negara kita pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan  proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Sumber bacaan :
2.      Tempo edisi 27 Oktober – 2 November 2008
3.      Syadiahare.com/asal-mula-nama-indonesia

0 comments: