H Muhammad Zainal Majdi MA yang juga Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), membaca dan berusaha menghafal Alquran penting sekali.
Tuan Guru yang hingga kini masih melanjutkan pendidikan program doktoral pada Universitas Al Azhar Mesir itu telah menghafal Alquran sejak nyantri di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan di Lombok Timur, kurang lebih selama enam tahun yakni selama menempuh pendidikan Tsanawiyah hingga Muallimin.
''Sesungguhnya tidak sulit menghafal Alquran itu. Kalau pun ada, itu terjadi pada muraja'ah (mengulang) atau istirja' (mengembalikan memori),'' jelasnya.
Tuan Guru telah meraih gelar doktor dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Ia berhasil melalui ujian di Universitas Al Azhar dalam bidang tahfiz Alquran sebanyak 12 juz.
Lantas, kapan Tuan Guru memilih waktu tepat untuk menghafal Alquran di tengah kesibukannya sebagai orang nomor satu di Nusa Tenggara Barat?
''Selain ba'da shalat, saya sering memilih waktu di kendaraan dalam perjalanan ke berbagai daerah untuk menghafal Alquran mengikuti tilawah dari beberapa qori seperti Hudzaifi dan Abdul Basith.''(*)
Sumber: republika.co.id
GUBERNUR YANG HAFIDZ
MISTERI HAJAR AZWAD
Mungkin banyak yang tidak tahu, ada banyak rahasia yang belum terjawab seputar Hajar Aswad. Misteri yang terbesar adalah, ke mana perginya pecahan batu berwarna hitam yang berbau harum itu.
Awalnya, Hajar Aswad adalah sebuah batu yang utuh berdiameter sekitar 30 centimeter. Namun, akibat berbagai peristiwa, ia pecah dan menyisakan delapan fragmen batuan. Pecahan-pecahan itulah yang kemudian disatukan dengan bingkai perak, lalu dipasangkan ke tempat asalnya.
"Yang tersisa bukan batu utuh seperti saat Nabi Ibrahim membangun Ka'bah, namun hanya beberapa fragmen," kata Dr Ahmad Moraei, profesor dari Umm al-Qura University, seperti dimuat situs Al Arabiya.
Ada banyak peristiwa, alami juga ulah manusia yang berperan memecah Hajar Aswad. Aksi kriminal yang paling terkenal adalah saat Bani Qarmati tega menginvasi dan merampok tempat suci itu. Mereka menguasai batu suci itu selama 22 tahun, dimulai tahun 317 Hijriyah. Lalu, akhirnya sejumlah fragmen dipulangkan ke tempat asalnya, namun sisanya menghilang.
"Bani Qarmati yang dipimpin Ahmad al-Qarmati datang ke tanah suci dan menginvasi Ka'bah. Mereka membunuh lebih dari 70.000 orang hari itu. Ahmad dengan pongah bahkan berkata, 'Allah memberi kehidupan pada manusia, dan aku yang akan mengambilnya'. Mereka membawa Hajar Aswad ke Kota Ahsa, selama 12 tahun," kata Dr Moraei.
Sebagian umat muslim meyakini, batu itu berasal dari surga yang diturunkan ke bumi saat Nabi Ibrahim ingin menandai tempat di mana para jamaah mengelilingi Ka'bah sebagai bagian dari ritual "Tawaf".
Hajar Aswad menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Ka'bah, menandai awal dan akhir dari ritual "Tawaf". Ia adalah salah satu situs suci Islam yang paling dilihat, disentuh, dan dicium. Bahkan sebelum peradaban Islam, ia telah menjadi pilar suci bagi masyarakat Arab.
Wanita Berjilbab Tercantik Indonesia
Ajang World Muslimah Beauty 2012 ini bertujuan untuk mencari seorang ikon perempuan muslimah yang memenuhi syarat 3S (smart, sholeha, dan stylish).
Eka Santi, Founder World Muslimah Beauty mengungkapkan, ajang ini juga bertujuan untuk memperluas eksistensi muslimah dalam berbagai bidang. "Ajang ini juga menjadi barometer pengukuhan adanya duta muslimah sejagat yang bisa jadi panutan para perempuan di dunia dalam menjalankan syariah Islam," tukas Eka dalam acara grand final World Muslimah Beauty 2012 di Hall B, Jakarta Convention Center, Sabtu (15/9/2012) lalu.
Acara grand final dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Quran yang dilafalkan oleh 20 finalis. Untuk bersaing memperebutkan mahkota "Muslimah Beauty "Crown of Modesty" ke-20 finalis ini diharuskan tampil cantik dalam balutan busana muslim yang santun, pandai mengaji, memiliki kepedulian tinggi pada sesama, santun, dan multitalenta.
Para finalis ini pun berlenggak lenggok sopan di atas panggung dengan balutan busana rancangan Dian Pelangi, Adhy Ali, Bilqis by Tuti Adib, Nuniek Mawardi dan lain-lain. Setelah menimbang berbagai hal dimulai dari karantina dan beberapa penilaian lainnya, dewan juri yang terdiri dari Nanang Qosim Yusuf (Master Trainer The7Awareness), Inneke Koesherawati (Brand Ambassador Wardah Cosmetics), Dian Pelangi (Desainer), Hj. Maria Ulfah (Qoriah Internasional) dan Samira El Kandousi (Presenter TV berhijab NTR TV, Belanda) memilih 10 finalis yang masuk ke babak selanjutnya.
Subscribe to:
Comments (Atom)



0 comments: